Bagaimana Menjadi Pribadi Muslimah Yang Unggul (Serial Muslimah 2) (Bagian 2)

📕📗📘📙📔
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Selasa, 19 Januari 2021
07 Jumadil Akhir 1442 H
No. : 1995/AM/KOM/I/2021
Pemateri : Bunda Lina Nazkiya
Tujuan : KUTUBer & Umum
========= ❁❁❁❁ =========
🍃🍃🌻🍃🍃🌻🍃🍃🌻🍃🍃🌻

📚 Bagaimana Menjadi Pribadi Muslimah Yang Unggul (Serial Muslimah 2) (Bagian 2)

  1. Senantiasa mendirikan ketakwaan kepada Allah Ta’ala sesuai kemampuan yang dimiliki. Takawa adalah salah satur pilar yang harus dimiliki oleh seorang muslimah yang unggul, karena sebaik-baik manusia adalah yang bertakwa. Allah tidak memandang status sosial, tingginya jabatan, popularitas dan lain sebagainya, yang dilihat hanyalah tingkat ketakwaannya.

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لِأَنْفُسِكُمْ ۗ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, Maka mereka Itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Taghabun : 16).

Sesuai kemampuan bukan berarti ala kadarnya, tetapi usaha yang maksimal dalam rangka mendirikan ketakwaan itu sendiri, selau berpegang pada prinsip mana yang dibolehkan mana yang menjadi larangan-Nya.

  1. Senantiasa menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya. Hubungan baik akan menumbuhkan rasa kepercayaan serta menjadikan seseorang memiliki sifat untuk senantiasa berbagi. Hubungan tersebut secara baik ia lakukan dan menjadikan diatasnya sebagai ladang amalan atas usaha-usaha dirinya sendiri.

Sebagiamana pesan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabatnya yakni Abu Dzar radhiyallohu ‘anhu, “Kekasihku yakni Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintah tujuh perkara padaku, (di antaranya): (1) Beliau memerintahkanku agar mencintai orang miskin dan dekat dengan mereka, (2) beliau memerintahkanku agar melihat orang yang berada di bawahku (dalam masalah harta dan dunia), juga supaya aku tidak memperhatikan orang yang berada di atasku. …” (HR. Ahmad, 5: 159. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Menjadi muslimah harus ditanamkan pada diri setiap Muslimah, karena keiginan yang kuat akan menjadi bekal untuk selanjutnya mau berusaha menempa dirinya untuk selalu menjadi baik, produktif dan bermanfaat buat orang lain. Sudah menjadi kewajiban sebagai umat yang bersandar sepenuhnya hanya kepada Allah, maka doa adalah senjata terpenting dalam membentuk kepribadian yang unggul. Karena prinsip tawakal usaha dan doa itulah yang menjadi umat islam selalu optimis. Setinggi-tingginya puncak ketakwaan setelah seorang berusaha ialah dengan berdoa setelahnya. Itulah wasiat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam,

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

“Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Daftar pustaka
https://pergipagi.wordpress.com/2013/01/10/membentuk-pribadi-muslim-unggul/

🍃🍃🌻🍃🍃🌻🍃🍃🌻🍃🍃🌻

👳🏻Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)

📲 Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═

💰 Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019

💳 Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudahu mendapatkan identitas member Kutub)

📱Konfirmasi
: https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>