Berat Delima Sama Dengan Berat Emas

๐ŸŽAHAD STORY

Hari/Tgl. : Ahad, 09 Agustus 2020
18 Dzulhijjah 1441 H
No. : 389/AS/KOM/VIII/2020
Tujuan : Semua KUTUBer
โ—†=ยค==โ—†==ยคโ—‡โ—†โ—‡ยค==โ—†==ยค=โ—†
๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆ

โ˜˜ Berat Delima Sama Dengan Berat Emas

Salah seorang dari kalangan salaf, bernama Tsabit bin Nu’man, memasuki kebun, ia dalam keadaan sangat lapar dan lelah. Tiba-tiba, matanya tertuju kepada pepohonan, ia melihat ada sebuah apel, maka ia mengulurkan tangannya, kemudian ia memakan sebahagiannya. Kemudian ia minum air sungai yang ada di samping kebun tersebut.

Tapi kemudian ia tersadar, lalu ia berkata dalam hati, “celakalah aku, bagaimana mungkin aku makan buah-buahan milik orang lain tanpa izin?” Ia bersumpah tidak akan pergi sebelum ia mengetahui pemilik kebun tersebut.

Ia ingin meminta agar apa yang telah ia makan itu dihalalkan. Ia terus mencari pemilik kebun itu, sampai akhirnya ia menemukan rumah pemilik kebun itu dan mengetuk pintu rumahnya.

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

Ketika pemilik kebun itu keluar, ia menjelaskan keinginannya seraya berkata, “Saya telah memasuki kebun Tuan yang berada di samping sungai. Saya telah mengambil apel ini dan memakan setengahnya. Kemudian saya baru ingat bahwa ini bukan milik saya. Saya ingin agar tuan memaafkan saya karena telah memakannya. Maafkanlah kesalahan saya ini.”

Pemilik kebun itu berkata, “Saya tidak akan memaafkanmu kecuali dengan satu syarat.”
Tsabit bin Nu’man berkata, “Apakah syarat itu?”
Pemilik kebun itu berkata, “Engkau mesti menikahi putriku.”
Dan Tsabit bin Nu’man menyanggupinya, “Saya siap menikahinya.”

Kemudian pemilik kebun itu berkata lagi, “Tapi ketahuilah bahwa putriku itu buta tdak melihat, bisu tidak berbicara dan tuli tidak bisa mendengar.”

Tsabit bin Nu’man mulai berpikir dan menimbang nimbang, apa yang mesti ia lakukan? Kemudian ia sadar bahwa diuji dengan perempuan seperti ini lebih baik daripada memakan nanah di dalam neraka jahanam sebagai balasan karena telah memakan buah apel tersebut. Bukankah hari-hari di dunia ini hanya sementara.

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

Akhirnya ia menerima pernikahan itu. Ia ikhlas menerima balasan dan pahala dari Allah Subhana Wata’ala. Tibalah hari pernikahan, Tsabit bin Nu’man sangat bersusah hati sambil bergumam dalam hati, “Bagaimana mungkin aku menikah dengan seorang perempuan yang tidak dapat berbicara, tidak dapat melihat dan tidak dapat mendengar.”

Ia gelisah, dan ingin rasanya agar ditelan bumi saja sebelum peristiwa itu terjadi. Akan tetapi ia bertawakal kepada Allah sambil mengucap, “Tiadadaya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah, sesungguhnya kita akan kembali kepada-Nya.”

Pada malam pengantin, Tsabit bin Nu’man melihat istrinya, dan ia dapati perempuan itu berdiri di hadapannya mengucapkan salam. Ketika Tsabit bin Nu’man melihatnya, ternyata ia layaknya seorang bidadari dari surga.
Setelah lama terdiam, ia berkata, “Apakah ini yang sedang terjadi? Engkau bisa berbicara, mendengar dan melihat.”

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

Tsabit bin Nu’man kemudian menceritakan apa yang telah diberitahukan pemilik kebun kepadanya mengenai kondisi anaknya. Istrinya menjawab,” Apa yang dikatakan ayahku itu benar, ia tidak berdusta.

“Engkau membenarkan ucapannya?”, Tanya Tsabit bin Nu’man.
Istrinya berkata, “Ayahku bercerita tentang aku. Ia katakan aku bisu, karena aku tidak pernah mengucapkan kata-kata yang haram. Aku tidak pernah berbicara dengan lelaki yang tidak halal bagiku. Aku bisu, karena aku tidak pernah duduk di tempat orang-orang menggosip dan cerita-cerita dusta. Aku buta, karena aku tidak pernah melihat laki-laki yang tidak halal bagiku.”

Masyaa Allah, perhatikanlah dan ambillah pelajaran dari laki-laki dan perempuan yang takwa ini, bagaimana Allah SWT mempertemukan mereka berdua.

โœ๐Ÿป Syaikh Mahmud Al-Misri

Diambil dari Judul buku : Semua Ada Saatnya
Penerjemah : Ust. Abdul Somad, Lc., MA,

โ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„๐Ÿ’ฆโ„

==========โ˜†โ˜†โ˜†============
โ•โ๐Ÿ’ฐSEDEKAH KUTUB๐Ÿ’ฐโ โ•

๐Ÿ’ฐ Bank Muamalat (kode bank 147) atas Nama Komunitas Tahajjud Berantai

๐Ÿ“ฒ Cinta Hafidz – No.Rek : 3350010324
๐Ÿ“ฑCinta Yatim – No.Rek : 3350010325
๐Ÿ’ป Peningkatan Ekonomi Duafa – No.Rek : 3350010326
๐Ÿ“ฎCinta Masjid – No.Rek : 3350010327
๐Ÿ“ฆ Sosial Kemanusiaan – No.Rek : 3350010328
โ˜Ž Syiar Dakwah – No.Rek : 3180005019 atau melalui MAK bagi yg sudah mendapatkannnya

๐Ÿ“ฑKonfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โ
โœŠ๐Ÿป Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>