Hadits no. 3, Rukun Islam

📓📕📗📘📙📔
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Sabtu, 29 Mei 2021
18 Syawal 1442 H
No. : 2094/AM/KOM/V/2021
Materi : Hadist
Pemateri : Ustadz Farid Nu’man Hasan

Tujuan : KUTUBer & Umum

📚 Hadits no. 3, Rukun Islam

MATAN HADITS

عَنْ أَبِی عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللّٰه بْنِ عُمَرَ بْن الخَطَّابِ
رَضِیَ اللَّه عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ النَّبِی صَلَّی اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّم يَقُوْلُ بُنِیَ الإِسْلامُ عَلَی خَمسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّه وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللَّه وَإِقَامِ الصَّلاةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Dari Abu Abdurrahman, abdullah bin Umar bin Khaththab r.a., dia berkata, ‘Aku mendengar Nabi saw. bersabd, Islam dibangun atas lima hal, (yaitu) kesaksian bahwa tidak ada Ilah, kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; haji; puasa ramadhan.”

Kewajiban haji hanya sekali seumur hidup dan ini menjadi ketetapan seluruh ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah. Adapun haji kedua dan seterusnya adalah tathawwu’ (sunnah). Namun, bagi yang bernadzar haji, dia wajib untuk menunaikannya. Hal ini berdasarkan riwayat berikut;

أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ الْحَجَّ فَحُجُّوا فَقَالَ رَجُلٌ أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ حَتّی قَالَهَا ثَلَا ثًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّی اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ ثُمَّ قَالَ ذَرُونِی مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَا فِهِمْ عَلَی أَنْبِيَا ِٕـهِمْ فَإِذَا أَمرْتُكُمْ بِشَیْءٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَیْءٍ فَدَعُوهُ

“Wahai manusia, Allah telah mewajibkan atas kalian haji maka berhajilah. Kemudian, ada seorang yang bertanya,’Apakah tiap tahun, wahai Rasulullah?’ Beliau terdiam hingga tiga kali ditanya demikian. Kemudian, Rasulullah saw. bersabda, ‘Seandainya aku mengatakan, ‘Ya’, itu menjadi wajib dan kalian tidak akan mampu.’ Kemudian, beliau bersabda, ‘Biarkanlah, jangan engkau usik apa yang tidak kusebutkan, sesungguhnya, binasanya orang terdahulu sebelum kalian karena banyak bertanya dan mereka berselisih dengan nabi-nabi mereka, jika aku perintahkan kalian dengan sesuatu, jalankan semampu kalian, dan jika aku melarang kalian dari sesuatu, jauhkanlah.”

Syekh Sayyid Sabiq mengatakan, “Ulama telah ijma’ (sepakat) bahwa haji tidaklah dilakukan berulang-ulang. Ia tidaklah wajib sepanjang umur, tetapi hanya sekali, kecuali jika dia bernadzar, wajib memenuhi nadzarnya itu. Sementara itu, lebih dari sekali hanyalah tathawwu’ (sunnah).”

Perhatikanlah ini, wahai para haji. Tidak sedikit para haji yang tidak memahami fiqih aulawiyat (fiqih prioritas). Mereka melaksanakan haji yang sunnah, yaitu haji yang kedua, ketiga, keempat dan seterusnya, padahal kewajibannya masih banyak yang belum dijalankan. Di kanan kiri rumahnya, banyak orang kelaparan, banyak mualaf yang perlu dibina dan diberi bantuan, serta banyak pula anak yatim dan fakir miskin. Memperhatikan mereka, memenuhi kebutuhan hidup mereka, adalah lebih utama dan lebih wajib dibandingkan menjalankan haji yang sunnah. Sayangnya, ini tidak mau dipedulikan oleh sebagian para haji. Mereka egois, hanya demi kenikmatan ibadah dirinya sendiri, padahal tetangganya hampir mati kelaparan. Tidak demikian seharusnya, justru berhaji membuat kita makin dermawan, bukan makin tidak peduli dengan sesama.

✍🏻 Diambil dari Judul Buku : Syarah Hadits Arba’in An-Nawawi

=============================
👳🏻Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)
📲 Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═
💰 Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019
💳 Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudah mendapatkan identitas member Kutub)
📱Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>