Hadits No. 3, Rukun Islam

📓📕📗📘📙📔
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Sabtu, 31 Oktober 2020
15 Rabiul Awal 1442 H
No. : 1927/AM/KOM/X/2020
Materi : Hadist
Pemateri. : Ustadz Farid Nu’man Hasan

Tujuan : KUTUBer & Umum

📚 Hadits No. 3, Rukun Islam

◾Matan Hadist

عَنْ أَبِی عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللّٰه بْنِ عُمَرَ بْن الخَطَّابِ
رَضِیَ اللَّه عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ النَّبِی صَلَّی اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّم يَقُوْلُ بُنِیَ الإِسْلامُ عَلَی خَمسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّه وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللَّه وَإِقَامِ الصَّلاةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Dari Abu Abdurrahman, abdullah bin Umar bin Khaththab r.a., dia berkata, ‘Aku mendengar Nabi saw. bersabd, Islam dibangun atas lima hal, (yaitu) kesaksian bahwa tidak ada Ilah, kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; haji; puasa ramadhan.”

اَلْكَلِمَتَانِ بِحُقُوْقِهِمَا وَلَوَازِمِهِمَا وَهُوَ الْإِتْيَانُ بِبَقِيَّةِ مَبَا نِي الْإِسْلَامِ

“Dua kalimat beserta hak-haknya dan hal-hal yang menyertainya, yaitu dengan mendatangkan juga hal-hal lain dari rukun-rukun Islam.”

Seseorang dimaafkan ketika masih awal mualaf belum mengetahui, bahkan belum mengerjakan, hal-hal urgen dalam Islam yang wajib dilakukan oleh semua orang Islam. Namun, dia tidak boleh berlama lama dalam ketidak tahuannya, dia harus terus belajar dan mengamalkan Islam secara bertahap. Selanjutnya, dua kalimat syahadat merupakan pintu masuk dalam Islam. Namun, bagi manusia yang lahir dari keluarga muslim, mulai dari kecil sampai dewasa dia muslim, tidak ada istilah syahadat ulang bagi mereka dan itu tidak dibenarkan sebagaimana yang dilakukan kelompok kelompok sempalan dalam Islam yang meminta anggotanya untuk melakukan syahadat ulang jika ingin bergabung dengan mereka,dan jika tidak melakukannya, kafir menurut mereka. Sesungguhnya, setiap anak manusia yang lahir maka dia sudah muslim.
Ini sesuai dengan ayat,

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلٰىٓ أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ  ۖ قَالُوا بَلٰى  ۛ شَهِدْنَآ  ۛ أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هٰذَا غٰفِلِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), Bukankah Aku ini Tuhanmu? Mereka menjawab, Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini,” (QS. Al-A’raf : 172)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa ketika manusia masih di alam ruh, sebelum mereka ada di rahim ibunya, mereka telah mengambil janji dan mengakui bahwa Allah Azza wa Jalla sebagai Tuhan mereka. Oleh karena itu, setiap bayi yang lahir maka dia dalam keadaan fitrah (muslim). Apalagi, jika dia dilahirkan dari keluarga muslim dan dibesarkan dengan cara Islam, dia tidak peelu lagi syahadat ulang, kecuali jika dia dibesarkan oleh orang tuanya dengan cara kafir sehingga dia pun ikut menjadi kafir.
Kemudian, jika dia ingin masuk Islam, tepatnya adalah kembali pada Islam, wajib lah baginya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Ini karena dia telah “menanggalkan” kesaksiannya itu ketika dibesarkan secara kafir oleh kedua orang tuanya. Hal ini diperkuat lagi oleh riwayat dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda:

كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَی الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْيُنَصِّرَانِهِ أَوْيُمَجِّسَانِهِ

“Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah maka ayahnyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, atau Nasrani atau Majusi.”

🍃🍃🌼🍃🍃🌼🍃🍃🌼🍃🍃🌼

=============================
👳🏻Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)
📲 Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═
💰 Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019
💳 Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudahu mendapatkan identitas member Kutub)
📱Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>