Kisah Haru Warga Muslim Hong Kong Merayakan Puasa Ramadan di Tengah Pandemi

📰 KUTUB NEWS

Hari/Tgl : Sabtu, 01 Mei 2021
19 Ramadhan 1442 H
No. : 302/KN/INFO/V/2021
Tujuan : KUTUBer & Umum
===©== ❁❁==❁❁==©===

📰 Kisah Haru Warga Muslim Hong Kong Merayakan Puasa Ramadan di Tengah Pandemi

✍🏻 Harris Maulana

Seperti umat muslim di seluruh dunia, sebanyak 300.000 umat muslim di Hong Kong juga ikut merayakan bulan suci Ramadhan. Sebagai kota yang menghargai keragaman, Hong Kong memiliki banyak pilihan tempat makan dan toko halal bagi para wisatawan dan umat muslim lokal. Hong Kong juga memiliki lima masjid besar yaitu Masjid Kowloon, Masjid Al Ammar, Masjid Jamie, Masjid Chai Wan dan Masjid Stanley; dan sejumlah musholla di berbagai tempat.

Umumnya, selama bulan Ramadan ini, seluruh aktivitas akan terpusat di masjid, mulai dari berbuka puasa, shalat berjamaah hingga saling berbagi kebutuhan di antara masyarakat setempat. Merunut pada Imam Besar Hong Kong, Muhammad Arshad, situasi Ramadan di Hong Kong terasa berbeda sejak Pandemi COVID-19 melanda tahun lalu. Tahun 2020 lalu, masjid ditutup sekitar setengah bulan Ramadan. Setelahnya, masjid dibuka namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di mana para jamaah diwajibkan menjaga jarak, dan mengenakan masker selama shalat di masjid.

Imam Baihaqi melihat Hong Kong sangat mendukung warganya tanpa memandang latar belakang agama mereka. Hal ini pula yang menurut Imam mengapa perkembangan Islam di Hongkong begitu baik. Ia juga menyoroti bagaimana tempat wisata internasional seperti Hong Kong Disneyland dan Ocean Park telah menyediakan restoran halal dan musholla.

Bagi Imam Baihaqi, puasa di luar negeri merupakan ujian sekaligus pengalaman belajar, terutama di kota yang mayoritasnya tidak berpuasa. Ia juga berbagai bagaimana merindunya akan kampung halaman di Indoneisa, terutama disaat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Baginya, Pandemi ini telah mempengaruhi kehidupan setiap orang, termasuk kebiasaan di bulan Ramadan ini. Namun, untuk beribadah, tidak bergantung apakah kita berjamaah atau sendiri, karena tujuan dasar berpuasa Ramadan tetap sama.

Meski pada praktiknya ada banyak hal yang berubah selama bulan Ramadan di tengah Pandemi ini, namun Imam Besar Hong Kong, Muhammad Arshad mengatakan bahwa Ramadan merupakan bulan yang menyerukan umat Islam untuk berbagi dan menyatu dengan semua umat manusia secara keseluruhan tanpa memandang latar belakang agama. “Tantangan yang ada di dalam pandemi ini telah membawa kita semua untuk membela diri terlepas dari warna kulit, keyakinan, dan negara. Ramadan mengajari kita semua untuk disiplin, bertanggung jawab pada diri sendiri, dan menumbuhkan kepedulian terhadap orang lain. Tidak ada waktu yang lebih baik untuk melakukan hal itu semua selain di bulan suci Ramadan ini.”

HKTB Membawa Hong Kong ke Komunitas Muslim selama Ramadan

Pariwisata halal selalu menjadi salah satu fokus dari Hong Kong Tourism Board dan banyak upaya telah dilakukan untuk mempromosikan Hong Kong sebagai tujuan perjalanan yang ramah muslim. Di bulan Ramadan ini, Hong Kong Tourism Board bermitra dengan portal perjalanan Muslim, Have Halal Will Travel, untuk merayakan bulan Ramadan dengan umat Islam di seluruh dunia. Kemitraan ini akan menyelenggarakan berbagai aktivitas virtual, termasuk cerita tentang umat Islam yang menjalankan Ramadan di Hong Kong, acara memasak yang menampilkan resep spesial untuk hari Raya yang bertema Hong Kong, dan online bazaar untuk Ramadan

https://m.kumparan.com/harris-maulana/kisah-haru-warga-muslim-hong-kong-merayakan-puasa-ramadan-di-tengah-pandemi-1veFsEQ4iUB/full

◼️◻️◼️◻️◼️◻️◼️◻️◼️

═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═

💰 Bank Muamalat (kode bank 147) atas Nama Komunitas Tahajjud Berantai

☎ Syiar Dakwah – No.Rek : 3180005019 atau melalui MAK bagi yg sudah mendapatkannnya

📱Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>