Meraih Sakinah Bersamamu

🎐 AHAD STORY

Hari/Tgl : Ahad, 24 Oktober 2021
17 Rabi’ul Awal 1443 H
No. : 447/AS/KOM/X/2021
Tujuan : Semua KUTUBer
β—†=Β€==β—†==Β€β—‡β—†β—‡Β€==β—†==Β€=β—†
πŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦

☘️ Meraih Sakinah Bersamamu

“Maaaas, aku pulang agak sore an, ya! Aku ada rapat di sekolah,” Ucap Ana mengingatkan suaminya, setelah mencium tangan Imamnya.

Bekerja di sebuah lembaga yang kental dengan Islam membuat Ana banyak belajar tentang agama. Pihak Yayasan mewajibkan guru dan karyawannya untuk selalu mengikuti kajian rutin. Ia pun mulai menimba ilmu. Sedikit demi sedikit ia kerjakan apa yang telah ia pahami. Hal ini membuat Ana semakin bersyukur. Tak hanya penghasilan yang ia dapat, tetapi ilmu akhirat juga ia bisa raih.

Seiring waktu, Ana merasakan ada perbedaan dalam sudut pandang keIslaman dengan suaminya, Aryo. Ana yang sudah terwarnai dengan nilai-nilai keIslaman, membuat ia merasa sedih, karena pemahaman agama Aryo yang masih jauh dari dirinya.

“Mas, shalat bareng, yuk,” Bujuk Ana suatu hari.
“Sudahlah, duluan saja,” jawab Aryo sambil berlalu keluar rumah.

🌹🌹🌹

Bulir bening, jatuh di pelupuk mata Ana. Melihat suaminya yang berlalu dan tidak mempedulikan ajakannya.

Rasa kecewa mulai menyelimuti dada Ana. Doa dan usaha terasa nihil. Ana seperti putus asa. Penyesalan mulai menyelimuti hatinya. Lambat laun ia seperti menyalahi takdir, walaupun itu tidak boleh ia lakukan.
“Mengapa ia mendapat pasangan yang berbeda pemahaman agama dengan dirinya?”
“Astaghfirullah…,” Batinnya mengaduh.

Malam yang dingin merasuk ke badannya hingga tulang-tulangnya. Tidak menghalangi Ana untuk memohon pada Allah Sang Pemilik hati. Meminta dan meratap penuh harap, agar suaminya segera berubah menjadi lebih baik.

🌹🌹🌹

Malam berikutnya, Ana memberanikan diri untuk mengungkapkan keinginannya.

“Mas, tahu tidak. Kalau ikatan pernikahan itu ibarat sebuah segitiga,” Ana menggambar bentuk segitiga di atas selembar kertas.
“Dua sisi di bawah ini adalah pasangan suami istri, sedangkan yang di atas adalah Allah. Semakin kita berdua dekat kepada Allah, maka hati kita semakin terpaut hingga ikatan cinta kita akan semakin kuat.”

“Namun, kalau kita semakin jauh kepada Allah, hati kita pun semakin menjauh dari sakinah. Sehingga ikatan cinta kita pun akan semakin rapuh. Aku berharap, Mas mau memperbaiki diri juga. Kita sama-sama belajar untuk mendekatkan diri kepada Allah. Agar pernikahan kita mendapatkan sakinah mawaddah wa rahmah hingga kita bisa seHidup seSurga,” Dengan lembut Ana menjelaskan.

Suami Ana diam termangu sambil tengkurap yang saat itu sedang dipijat oleh Ana. Tak sepatah kata pun terdengar dari suaminya, hanya alihan kepala yang menandakan bahwa ia mendengar perkataan istrinya.

🌹🌹🌹

Adzan Subuh berkumandang terdengar dari kejauhan. Ana melihat Aryo bangun dari tidurnya. Ia mendengar kucuran air dari keran. Setelah berwudhu, tampak Aryo mengenakan baju kokonya yang telah lama terlipat di tumpukan baju yang lain. Aryo pamit hendak shalat di Masjid.

Mata Ana berbinar. Senyumnya merekah. Rasa syukur tidak berhenti-henti ia ucapkan, atas hadiah dari Allah yang telah membalikkan hati suaminya. Ia merasakan cintanya mulai menyeruak kembali pada Imamnya yang selama ini ia sayangi.

✍️Puput Irawati

β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈπŸ’¦β„οΈ

==========β˜†β˜†β˜†============
β•βπŸ’°SEDEKAH KUTUBπŸ’°β ═

πŸ’° Bank Muamalat (kode bank 147) atas Nama Komunitas Tahajjud Berantai

☎️ Syiar Dakwah – No.Rek : 3180005019 atau melalui MAK bagi yg sudah mendapatkannnya

πŸ“±Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>