Polisi Prancis Tangkap Kepala LSM Islam setelah Penolakannya terhadap Hukum ‘Separatisme’

📰 KUTUB NEWS

Hari/Tgl : Sabtu, 17 Oktober 2020
29 Shafar 1442 H
No. : 279/KN/INFO/IX/2020
Tujuan : KUTUBer & Umum
===©== ❁❁==❁❁==©===

📰 Polisi Prancis Tangkap Kepala LSM Islam setelah Penolakannya terhadap Hukum ‘Separatisme’

Hidayatullah.com– Polisi Prancis pada hari Rabu (14/10/2020) menangkap pendiri organisasi amal Islam Barakacity, The New Arab melaporkan.

Hal itu terjadi setelah gerakan pendiri LSM itu untuk menantang undang-undang ‘separatisme’ baru Prancis, yang menurut para aktivis menargetkan minoritas Muslim Prancis secara tidak adil.

Barakacity menyiarkan penangkapan Idriss Sihamedi secara langsung di media sosialnya, menunjukkan presiden kelompok tersebut ditahan di depan istri dan keempat anaknya. “Cari pagi ini di rumah presiden BarakaCity,” kelompok itu memposting di Facebook dan Twitter feed-nya.

“Idriss dipukuli dengan kejam oleh seorang petugas polisi yang menempelkan kepalanya ke ubin (lantai) sementara dia tidak melawan dan bekerja sama,” tambahnya.

Rekaman yang diambil di dalam kediaman Sihamedi setelah penangkapan menunjukkan kamera keamanan yang rusak, sakelar yang robek, pintu yang rusak, dan file yang tampaknya diselidiki oleh penyelidik. Otoritas Prancis belum mengomentari penangkapan tersebut.

Penahanan Sihamedi dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Prancis dan komunitas Muslim. Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanan mengklaim pada hari Selasa (13/10/2020) bahwa setidaknya 73 masjid dan sekolah swasta Islam di seluruh Prancis ditutup oleh pihak berwenang sejak Januari.

Damarman mengatakan pusat-pusat itu ditutup dalam upaya untuk memerangi “Islam ekstremis”. Dalam tweet yang baru-baru ini dihapus, Darmanin juga menuduh kepala Barakacity Sihamedi “memaafkan terorisme”, sesuatu yang ditolak keras oleh para aktivis dan kelompok hak asasi.

“Penargetan salah satu badan amal Muslim terbesar di negara itu, BarakaCity dan presidennya Idriss Sihamedi, yang merupakan pendukung vokal untuk hak-hak Muslim, mengirimkan pesan yang jelas bahwa negara sedang melakukan perburuan terbuka terhadap Islam dan Muslim,” Moazzam Begg, Direktur Penjangkauan untuk kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris CAGE, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Jika tidak ada tuduhan berarti, kami menuntut pembebasannya segera,” tambahnya.*

Sumber : https://bit.ly/3k57vUk

★★★★

♨️♨️🔆♨️♨️🔆♨️♨️

═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═

💰 Bank Muamalat (kode bank 147)
atas Nama Komunitas Tahajjud Berantai
📲 Cinta Hafidz – No. Rek :3350010324
📱Cinta Yatim – No. Rek: 3350010325
💻 Peningkatan Ekonomi Duafa – No. Rek:3350010326
📮Cinta Masjid – No. Rek 3350010327
📦 Sosial Kemanusiaan – No. Rek : 3350010328
☎️ Syiar Dakwah – No. Rek: 3180005019 atau melalui MAK bagi yg sudah mendapatkannya

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>