PROSES PENCIPTAAN MANUSIA DAN PENETAPAN TAKDIR

📓📕📗📘📙📔
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Sabtu, 16 Oktober 2021
10 Rabi’ul Awal 1443 H
No. : 2216/AM/KOM/X/2021
Materi : Hadist
Pemateri : Ustadz Farid Nu’man Hasan

Tujuan : KUTUBer & Umum

Hadits no. 4
PROSES PENCIPTAAN MANUSIA DAN PENETAPAN TAKDIR

MATAN HADITS

عَنْ عَبْدِ اللَّه بنِ مَسْعُوْدْ رَضِیَ اللَّه عَنْهُ قَالَ حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللَّه صَلَّی اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّم وَهُوَالصَّادِقُ المَصْدُوْقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجّمَعُ خَلْقُهُ فِیْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثَْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُوْنَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ المَلَكُ فَيَنفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِیٌّ أَوْ سَعِيْدٌ فَوَ اللَّه الَّذِی لاَإِلَهَ غَيْرُهُ إِنّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّی مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إلاذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِفَيَدْ جُلُهَا وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِحتَّی مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيَدْ جُلُهَا

“Dari Abdullah bin Mas’ud r.a., dia berkata, “Telah berkata kepada kami Rasulullah ﷺ beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, ‘Sesungguhnya, tiap kalian dikumpulkan ciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari, berupa nuthfah (air mani yang kental). Kemudian, menjadi ‘alaqah (segumpal darah) selama itu juga. Kemudian, menjadi mudghah (segumpal daging) selama itu. Kemudian, diutus kepadanya malaikat untuk meniupkannya ruh dan dia diperintahkan mencatat empat kata yang telah ditentukan, (yaitu) rezekinya, ajalnya, amalnya dan kesulitan atau kebahagiannya. Demi zat yang tiada Ilah, kecuali Dia, sesungguhnya setiap kalian ada yang melaksanakan perbuatan ahli surga sehingga jarak antara dirinya dan surga hanyalah sehasta, tetapi dia telah didahului oleh kitab (ketetapan atau takdir) lalu dia mengerjakan perbuatan ahli neraka maka dia masuk ke dalamnya. Di antara kalian, ada yang mengerjakan perbuatan ahli neraka (penduduk neraka) sehingga jarak antara dirinya dan neraka hanya sehasta, tetapi dia telah didahului oleh takdirnya lalu dia mengerjakan perbuatan ahli surga maka dia memasukinya.””

MAKNA HADITS

  1. Hadits ini juga menyebutkan salah satu contoh takdir Lalah Azza wa Jalla kepada hamba-Nya, yaitu takdir Allah SWT atas amal manusia.

Telah banyak contoh yang membuktikan kebenaran hadits ini, yaitu bahwa banyak manusia yang berubah pada akhir hayatnya, seperti yang baik menjadi buruk atau yang buruk menjadi baik. Namun, kebanyakan yang terjadi adalah perubahan dari amal-amal yang buruk pada amal-amal yang baik pada akhir hidupnya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ

“padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.””
(QS. As-Saffat : 96)

Mungkin ada pertanyaan yang mengelitik kita. Jika Allah SWT telah menentukan akhir hidup manusia seperti apa-sehat dan sakitnya atau susah dan senangnya-untuk apa manusia diperintahkan beribadah dna bekerja?

Pertanyaan ini telah dijawab oleh Syekh Muhammad bin Shahih al-Utsaimin rahimahullah,”ahlus sunnah wal jamaah menegaskan ini dan menjadikan aqidah dna mahzab mereka bahwa manusia berbuat karena pilihannya. Dia berkata sebagaimana yang diinginkan, tetapi kehendak dan pilihannya itu mengikuti (dibawah cakupan) kehendak Allah SWT dan masyi’ah (kemauan-Nya).
Kemudian ahlus sunnah wal jamaah mengimani bahwa kehendak Allah SWT mengikuti hikmah-Nya dan sesungguhnya kehendak-Nya bukanlah kehendak semata mata, melainkan kehendak yang disebabkan oleh hikmah-Nya karena diantara nama-nama Allah SWTadalah Al-hakiim (Maha bijaksana).

Dialah yang memberikan keputusan segala sesuatu, baik alam maupun syari’at, serta memutuskan pula amal dan perbuatan baginya.

Allah SWT dengan hikmah-Nya menentukan hidayah bagi siapa yang mengetahui Allah SWT, serta bahwa dia menghendaki kebenaran dan hatinya pun tetap istiqomah. Dia juga menetapkan kesesatan bagi siapa yang tidak berbuat demikian.

Bagi siapa yang berpaling dari Islam, Dia menyempitkan dadanya seakan akan dia naik ke langit. Sesungguhnya,hikmah Allah SWT tidak menghendaki hal ini terjadi bagi orang-orang yang mendapat petunjuk.

Ketahuilah baginya, Allah akan memperbarui tekadnya dan mengubah kehendaknya dari yang satu pada kehendak lainnya. allah SWT Maha berkuasa atas segala sesuatu. Namun, hikmah dari Allah tidka menghendaki, kecuali telah terjadi sebab-sebab terkait yang mendatangkan akibatnya.

✍🏻 Diambil dari Judul Buku : Syarah Hadits Arba’in An-Nawawi

=============================
👳🏻Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)
📲 Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═
💰 Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019
💳 Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudah mendapatkan identitas member Kutub)
📱Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>