PROSES PENCIPTAAN MANUSIA DAN PENETAPAN TAKDIR

📓📕📗📘📙📔
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Sabtu, 20 November 2021
16 Rabi’ul Akhir 1443 H
No. : 2241/AM/KOM/XI/2021
Materi : Hadist
Pemateri : Ustadz Farid Nu’man Hasan

Tujuan : KUTUBer & Umum

Hadits no. 4
PROSES PENCIPTAAN MANUSIA DAN PENETAPAN TAKDIR

MATAN HADITS

عَنْ عَبْدِ اللَّه بنِ مَسْعُوْدْ رَضِیَ اللَّه عَنْهُ قَالَ حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللَّه صَلَّی اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّم وَهُوَالصَّادِقُ المَصْدُوْقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجّمَعُ خَلْقُهُ فِیْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثَْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُوْنَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ المَلَكُ فَيَنفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِیٌّ أَوْ سَعِيْدٌ فَوَ اللَّه الَّذِی لاَإِلَهَ غَيْرُهُ إِنّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّی مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إلاذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِفَيَدْ جُلُهَا وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِحتَّی مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيَدْ جُلُهَا

“Dari Abdullah bin Mas’ud r.a., dia berkata, “Telah berkata kepada kami Rasulullah ﷺ, beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, ‘Sesungguhnya, tiap kalian dikumpulkan ciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari, berupa nuthfah (air mani yang kental). Kemudian, menjadi ‘alaqah (segumpal darah) selama itu juga. Kemudian, menjadi mudghah (segumpal daging) selama itu. Kemudian, diutus kepadanya malaikat untuk meniupkannya ruh dan dia diperintahkan mencatat empat kata yang telah ditentukan, (yaitu) rezekinya, ajalnya, amalnya dan kesulitan atau kebahagiannya. Demi zat yang tiada Ilah, kecuali Dia, sesungguhnya setiap kalian ada yang melaksanakan perbuatan ahli surga sehingga jarak antara dirinya dan surga hanyalah sehasta, tetapi dia telah didahului oleh kitab (ketetapan atau takdir) lalu dia mengerjakan perbuatan ahli neraka maka dia masuk ke dalamnya. Di antara kalian, ada yang mengerjakan perbuatan ahli neraka (penduduk neraka) sehingga jarak antara dirinya dan neraka hanya sehasta, tetapi dia telah didahului oleh takdirnya lalu dia mengerjakan perbuatan ahli surga maka dia memasukinya.””

…فَيَنفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ…

“…untuk meniupkannya ruh…”

MAKNA HADITS

Imam an-Nawawi rahimahullah mengatakan, “…karena sesungguhnya tidaklah ruh ditiup, melainkan setelah sempurnanya bentuk. Para ulama telah sepakat bahwa ditiupnya ruh tidaklah terjadi, kecuali setelah empat bulan.”

Al-Imam al-Qadhi Iyadh rahimahullah (dalam kitab Ikmal al-Mu’lim) menceritakan, “Dalam hadits Ibnu Mas’ud, pada riwayat yang lain, beliau bersabda, “Jika nuthfah sudah berada selama 43 hari (dalam riwayat lain 42 hari), Allah mengutus malaikat untuk menentukan bentuknya. ‘Kemudian, beliau bersabda,’Wahai Rabb, laki-laki atau perempuan?’ Beliau juga bersabda dalam hadits Hudzaifah bin Usaid, ‘Malaikat datang pada nuthfah setelah dia tinggal di rahim selama 40 hari atau 45 hari lalu malaikat berkata, ‘Wahai Rabb, sengsara atau bahagia?’ dalam riwayat lain, ‘nuthfah berada dalam rahim selama 40 malam lalu malaikat mendekatinya dan berkata, ‘Wahai Rabb, laki-laki atau perempuan?’ dalam riwayat lain, ‘Empat puluh hari lebih sedikit.'”

Dalam hadits Anas, “‘Sesungguhnya, Allah telah mengutus malaikat yang mengurus rahim lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb nuthfah, wahai Rabb ‘alaqah, wahai Rabb mudhghah.’ ketika dia hendak menyelesaikannya, dia berkata, ‘Wahai Rabb, laki-laki atau perempuan? Sengsara atau bahagia? Bagaiman rezekinya? Bagaimana ajalnya?””

Al-imam al-Qadhi Iyadh rahimahullah melanjutkan, “Dalam berbagai sumber hadits ini, berbeda beda lafazhnya dan tidak ada perbedaan bahwa ditiupkannya ruh adalah setelah 120 hari. Demikian itu setelah sempurnanya empat bulan dan memasuki bulan kelima. Adanya hal ini dapat diketahui dengan dilihat (kesaksian).”

(Ditiupkan ruh) ini bisa diketahui dengan gerakan janin yang dapat dirasakan si ibu dan diketahui oleh mata yang melihat gerakan gelombang pada perut.

Imam al-Aini rahimahullah berkata, “Ar-raghib, para dokter, menyebutkan bahwa bayi jika laki-laki, bergerak setelah tiga bulan, dan jika dia perempuan, bergerak setelah empat bulan.”

✍🏻 Diambil dari Judul Buku : Syarah Hadits Arba’in An-Nawawi

=============================
👳🏻Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)
📲 Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═
💰 Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019
💳 Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudah mendapatkan identitas member Kutub)
📱Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁
✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>