Rasulullah ﷺ Tersenyum Saat Sayyidina Abu Bakar Dicaci Maki (Bagian 2)

📕📗📘📙📔
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Senin, 18 Januari 2021
06 Jumadil Akhir 1442 H
No. : 1994/AM/KOM/I/2021
Materi : Tasqif
Pemateri. : Wahyu Rinaldi

Tujuan : KUTUBer & Umum

💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦

📚 Rasulullah ﷺ Tersenyum Saat Sayyidina Abu Bakar Dicaci Maki (Bagian 2)

Karena itu, Rasulullah ﷺ hanya duduk tersenyum melihat Sayyidina Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu dicaci maki di depannya, tapi bergegas pergi dan tidak senang ketika ia mulai membantah atau membalasnya. Hal ini membuat Sayyidina Abu Bakar heran, dan berkata kepadanya, “Wahai Rasulullah, orang itu mencelaku, engkau (hanya) duduk. Ketika aku membantah sebagian perkataannya, engkau berdiri (pergi) dan marah.”

Rasulullah ﷺ menjawab : “Sesungguhnya ada malaikat bersamamu yang akan membantah(nya) untukmu. Ketika kau (mulai) membantah sebagian perkataan (celaan)nya, setan datang. Aku tidak (akan pernah mau) duduk bersama setan.” Rasulullah tersenyum karena tahu Abu Bakar mendapat pembelaan langsung dari malaikat ketika dia dicela. Lalu Rasulullah marah, dalam konteks mendidik, karena bantahan atau balasan Abu Bakar membuat setan datang. Artinya, ketersinggungan dan amarah sudah mulai datang, dan menjadi pintu masuk setan untuk membujuk dan merayu.

√ Kemudian Rasulullah mewasiati Sayyidina Abu Bakar dengan tiga hal :

  1. Seorang hamba yang teraniaya akan mendapat kemenangan dan pertolongan Allah jika memasrahkannya kepada-Nya. Artinya, Allah menghendaki hamba-hambanya untuk menghindari pembalasan dendam secara langsung, tapi menyerahkan semuanya kepada Allah, dan Allah akan mengangkat derajatnya.
  2. Seseorang yang berderma untuk menyambung persaudaraan akan ditambah banyak kenikmatan oleh Allah. Berderma atau memberi, tidak melulu soal harta dan benda. Berderma “maaf” pun tidak kalah penting dengan berderma harta. Orang yang memberi maaf pada yang menyakitinya, akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kita tahu, doa orang teraniaya itu mustajab, meskipun dia seorang ahli maksiat atau non-Muslim. Dalam sebuah hadits dikatakan (HR. Imam Ahmad) :

اتَّقُوا دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ وَإِنْ كَانَ كَافِرًا فَإِنَّهُ لَيْسَ دُونَهَا حِجَابٌ

“Takutlah kalian atas doa orang yang terdzalimi, meskipun ia orang kafir. Karena sesungguhnya tidak ada (antara ia dan Allah) penghalang.” (Imam Abdurrauf Al-Munawi, Faidl Al-Qadîr Syarh Al-Jâmi’ Al-Shaghîr, Beirut: Dar Al-Ma’rifah, 1972, juz 1, h. 142).

Hadits di atas adalah rambu-rambu untuk kita, agar lebih berhati-hati dalam melangkah. Menjauhi perbuatan zalim, menyakiti atau melukai perasaan orang lain. Jangankan yang sesama Muslim, yang kafir pun doanya diijabah oleh Allah subhanahu wa ta’ala jika dia tersakiti. Menurut Imam al-Munawi, hal ini tidak bertentangan dengan ayat al-Qur’an yang mengatakan (QS. Al-Mukmin: 50): “Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.” Imam al-Munawi berkata :

لأنّ ذلك في دعائهم للنجاة من نار الآخرة

“Karena sesungguhnya ayat tersebut (berbicara tentang) doa mereka agar diselamatkan dari (siksa) api (neraka) di akhirat.” (Imam Abdurrauf Al-Munawi, Faidl Al-Qadîr Syarh Al-Jâmi’ Al-Shaghîr, 1972, juz 1, h. 142).

Selain itu, hadits di atas memberikan kita sebuah kesempatan besar untuk berderma. Bayangkan saja, ketika kita sedang dizalimi, dan kita menggunakan privilege (hak istimewa) “dikabulkan doanya” untuk mendoakan kebaikan pada orang yang menzalimi kita. Kita sebenarnya sedang berdakwah dalam doa. Artinya, kita mempunyai kesempatan bagus untuk membantu perubahan orang tersebut ke arah yang lebih baik melalui doa.

  1. Seseorang yang banyak permintaannya hanya untuk dirinya sendiri akan ditambahkan kekurangan. Sebab, dia tidak akan pernah merasa puas akan sesuatu, selalu merasa kurang dan kurang, sehingga pandangannya tertutup oleh perasaan kurangnya, tidak bisa melihat begitu banyak anugerah dan kebaikan yang didapatkannya. Semoga kita semua terhindar dari keburukan. Aamiin.

Wallahu A’lam Bisshowab

Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/125147/rasulullah-tersenyum-saat-sayyidina-abu-bakar-dicaci-maki

==========================
👳🏻‍♂Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)

📲 Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═

💰 Bank Muamalat Nomor rekening : 3180005019

💳 Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudahu mendapatkan identitas member Kutub)

📱Konfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁

✊🏻 Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>