Tafsir Surah An-Nabaโ€™ (Bag. 7)

๐Ÿ“•๐Ÿ“—๐Ÿ“˜๐Ÿ“™๐Ÿ“”
ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Selasa, 08 September 2020
21 Muharam 1442
No. : 1879/AM/KOM/IX/2020
Materi : Tafsir
Pemateri : Asy-Syahid Sayyid Qutb
Tujuan : KUTUBer & Umum
========= โโโโ =========
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ

๐Ÿ“š Tafsir Surah An-Nabaโ€™ (Bag. 7)

โˆš Sentuhan Kedua adalah mengenai jiwa manusia dalam beberapa segi dan hakekat yang berbeda-beda.

ูˆูŽุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌู‹ุง

“โ€ฆ.Kami jadikan kamu berpasang-pasangan.” (QS. An-Nabaโ€™ : 8).

Ini juga merupakan satu fenomena yang perlu diperhatikan, yang dapat diketahui oleh setiap manusia dengan mudah dan sederhana. Allah telah menjadikan manusia terdiri dari laki-laki dan wanita dan menjadikan kehidupan dan pelestariannya dengan adanya perbedaan jenis kelamin yang berpasangan dan pertemuan antara kedua jenis kelamin yang berbeda itu.

Setiap orang mengetahui fenomena ini, dan merasakan adanya kegembiraan, kenikmatan, kesenangan dan kebaruan suasana tanpa memerlukan ilmu yang banyak. Karena itu Al-Qur’an membicarakan gak ini kepada manusia di lingkungan manapun ia berada. Sehingga ia mengetahuinya dan terkesan olehnya apabila ia mengarahkan pikirannya ke sana dan merasakan adanya tujuan, kesesuaian dan pengaturan padanya.

Di belakang perasaan-perasaan yang bersifat global terhadap hakikat-hakikat ini dan kedalamannya terdapat pemikiran-pemikiran lain ketika manusia itu meningkatkan pengetahuan dan perasaannya. Di sana terdapat pemikiran tentang kekuasaan yang menjadikan nutfah (mani) itu anak laki-laki dan nutfah ini anak wanita. Padahal tidak ada sesuatu yang membedakan secara jelas di dalam nutfah ini atau itu yang menjadikannya menempuh jalannya untuk menjadi anak laki-laki atau anak wanita.

Ini tidak lain kecuali karena adanya iradah kodrat yang menciptakan dengan rencana yang halus dan pengarahan yang lembut. Juga pemberian ciri-ciri khusus yang dikehendaki-Nya pada nutfah ini dan itu, untuk menciptakan dari keduanya dua insan berpasangan guna mengembangkan dan melestarikan kehidupan.

ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู†ูŽูˆู’ู…ูŽูƒูู…ู’ ุณูุจูŽุงุชู‹ุง โ— ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ูŽ ู„ูุจูŽุงุณู‹ุง โ— ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑูŽ ู…ูŽุนูŽุงุดู‹ุง โ—

“โ€ฆ.Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, Kami jadikan malam sebagai pakaian, Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan.” (QS. An-Nabaโ€™ : 9-11).

Di antara pengaturan Allah terhadap manusia ialah menjadikan tidur sebagai istirahat dan menghentikan mereka berpikir dan beraktifitas. Dia menjadikan mereka dalam keadaan tidak mati dan tidak pula hidup, untuk mengistirahatkan fisik dan syaraf-syarafnya. Juga untuk memulihkan tenaga yang dikeluarkannya pada saat jaga, bekerja, dan sibuk dengan urusan kehidupan.

Semua ini terjadi dengan cara menakjubkan, yang manusia tidak mengerti caranya. Tidak ada andil sedikit pun iradah manusia di dalam hal ini dan tidak mungkin ia mengetahui bagaimana hal ini berjalan dengan sempurna sedemikian rupa. Ketika dalam keadaan jaga pun, ia tidak mengetahui bagaimana cara kerjaannya pada saat tidur. Apalagi pada saat tertidur. Sudah tentu ia tidak mengetahui keadaan ini dan tidak dapat memperhatikannya.

Ini adalah salah satu rahasia bangunan mahkluk hidup yang tidak diketahui kecuali oleh yang menciptakannya dan meletakkan rahasia itu padanya serta menjadikan kehidupannya bergantung atasnya. Maka, tidak ada seorang pun yang mampu hidup tanpa tidur kecuali dalam waktu yang sangat terbatas. Kalau ia memaksakan diri dengan mengunakan sarana-sarana luar agar terus berjaga (tidak tidur), maka sudah tentu ia akan binasa.

Di dalam tidur pun terdapat rahasia-rahasia yang tidak berkaitan dengan kebutuhan fisik dan syaraf. Yaitu, berhentinya ruh dari melakukan pergulatan hidup yang keras. Ketenangan mengunjunginya sehingga ia meletakkan senjata dan meninggalkan kebunnya, senang ataupun tidak senang. Ia menyerah saat kedamaian yang penuh keamanan yang dibutuhkan setiap orang sebagaimana kebutuhannya tehadap makanan dan minuman.

Terjadilah sesuatu yang mirip mukjizat pada saat-saat tertentu ketika rasa kantuk menimpa kelopak mata, ruh merasa berat, syaraf-strata telat letih, jiwa gelisah dan hati merasa takut. Kantuk ini kadang-kadang yang hanya beberapa saat saja, seakan-akan membuat pembalikkan (perubahan) total bagi keberadaan manusia, dan memperbarui bukan hanya kekuatannya melainkan dirinya, sehingga ia seakan-akan sebagai wujud baru setelah bangun.

Kemukjizatan (keluarbiasaan) ini pernah terjadi dalam bentuk yang jelas bagi kaum muslimin yang kelelahan dalam Perang Badar dan Perang uhud. Allah memberi kenikmatan dan ketentraman kepada mereka dalam kantuk ini sebagaimana yang terjadi pada banyak orang dalam keadaaan-keadaan yang mirip. Firman-Nya :

ุฅูุฐู’ ูŠูุบูŽุดู‘ููŠูƒูู…ู ุงู„ู†ู‘ูุนูŽุงุณูŽ ุฃูŽู…ูŽู†ูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ู‡ูโ€ฆ.

“(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nyaโ€ฆ” ( QS. Al-Anfal : 11).

ุซูู…ู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏู ุงู„ู’ุบูŽู…ู‘ู ุฃูŽู…ูŽู†ูŽุฉู‹ ู†ูุนูŽุงุณู‹ุง ูŠูŽุบู’ุดูŽู‰ูฐ ุทูŽุงุฆูููŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’โ€ฆ

“Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamuโ€ฆ” (QS. Ali ‘Imran : 154).

Wallahu’Alam

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒผ

=============================
๐Ÿ‘ณ๐Ÿปโ€โ™‚Konsultasi: https://wa.me/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)
๐Ÿ“ฒ Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
———–**———–
โ•โ๐Ÿ’ฐSEDEKAH KUTUB๐Ÿ’ฐโ โ•
๐Ÿ’ฐ Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019
๐Ÿ’ณ Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi yang sudahu mendapatkan identitas member Kutub)
๐Ÿ“ฑKonfirmasi : https://wa.me/6285749376876 (Bendahara KUTUB)

โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โโโ•โ
โœŠ๐Ÿป Mengokohkan Langkah, Menggelorakan Istiqamah (OMGT)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>