Umroh Dibuka Lagi, Ini Pembagian Kuota Jemaah Oleh Arab Saudi

📰 KUTUB NEWS

Hari/Tgl. : Sabtu, 26 September 2020
8 Shafar 1442 H H
No. : 277/KN/INFO/IX/2020
Tujuan : KUTUBer & Umum
===©== ❁❁==❁❁==©===

📰 Umroh Dibuka Lagi, Ini Pembagian Kuota Jemaah Oleh Arab Saudi

TRIBUNJATENG.COM – Pemerintah Arab Saudi akan memberikan izin bagi warga dan penduduk di negara itu untuk kembali melakukan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020. Kuota ibadah umroh telah diputuskan.

Pembukaan kembali ibadah umrah dilakukan setelah jeda selama tujuh bulan akibat pandemi virus corona. Seperti diketahui, Arab Saudi mengumumkan pembekuan sementara ibadah umrah pada Maret 2020.

Melansir Aljazeera, 23 September 2020, haji dan umrah dapat menghasilkan pemasukan bagi Arab Saudi sekitar 12 miliar dollar AS dalam setahun. Sementara itu, pada tahun lalu, tercatat 19 juta orang melaksanakan ibadah umrah.

Pada tahap awal, umrah diperbolehkan diikuti sebanyak 6.000 warga dan penduduk Arab Saudi setiap harinya. Jumlah ini 30 persen dari kapasitas yang telah direvisi pemerintah setempat dengan memperhitungkan tindakan pencegahan kesehatan, yaitu sebanyak 20.000 jemaah.

Jemaah yang dapat mengikuti ibadah umrah akan terus meningkat, di mana mulai 18 Oktober 2020, jumlahnya sebanyak 75 persen dari kapasitas. Pada 1 November 2020, otoritas setempat akan mengizinkan pengunjung dari negara-negara tertentu yang dianggap aman untuk melakukan umrah, dengan jumlah jemaah sebesar 100 persen dari kapasitas yang diperbolehkan, dan akan berlaku hingga akhir pandemi virus corona.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tengah mengembangkan aplikasi seluler yang akan tersedia seminggu sebelum umrah kembali dilanjutkan. Aplikasi ini dapat digunakan jemaah untuk mendaftar dan memesan kuota umrah. Selain itu, para jemaah juga harus mengikuti pedoman kesehatan yang tertera di aplikasi.

Keputusan melanjutkan umrah datang setelah negara ini menyelenggarakan haji dengan jumlah 10.000 umat muslim pada akhir Juli lalu. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu, di mana ibadah haji diikuti 2,5 juta orang.

Otoritas kesehatan melaporkan tak ada kasus virus corona yang dilaporkan di tempat-tempat suci selama haji. Sementara itu, negara ini telah berusaha menahan laju infeksi virus, yang kini telah meningkat menjadi lebih dari 330.000 kasus dan setidaknya 4.500 kasus kematian.

Tapi, Arab Saudi juga melaporkan tingkat pemulihan yang tinggi, melampaui 312.000 pada Selasa (22/9/2020). Pekan lalu, pemerintah setempat telah mencabut sebagian penangguhan penerbangan internasional, enam bulan setelah pembatasan perjalanan diberlakukan akibat wabah virus corona.

Pemerintah Indonesia melalui Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Kemenag Noer Alya Fitra mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan dari Arab Saudi. Saat ini, Kemenag tengah menyusun protokol kesehatan untuk jemaah umrah bersama dengan Kementerian Kesehatan. Sehingga, bila kebijakan dan aturan dari Arab Saudi telah terbit, Kemenag selaku regulator ibadah umrah akan menyesuaikan kebijakan yang ada.

Sumber : https://bit.ly/3j5XoOm

★★★★

♨️♨️🔆♨️♨️🔆♨️♨️

═❁💰SEDEKAH KUTUB💰❁ ═

💰 Bank Muamalat (kode bank 147)
atas Nama Komunitas Tahajjud Berantai
📲 Cinta Hafidz – No. Rek :3350010324
📱Cinta Yatim – No. Rek: 3350010325
💻 Peningkatan Ekonomi Duafa – No. Rek:3350010326
📮Cinta Masjid – No. Rek 3350010327
📦 Sosial Kemanusiaan – No. Rek : 3350010328
☎️ Syiar Dakwah – No. Rek: 3180005019 atau melalui MAK bagi yg sudah mendapatkannya

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>